Tuesday, August 9, 2011

Weekend

Last week Erin came to visit me and here are some of the things that we did.





















Well, basically we ate all the time. :)

Thursday, July 21, 2011

10.37pm WIB

Dear the lovely moon. And the shining stars of course.
I need you to dance with me tonight.
No, please dance with me everyday.
Under the tree. Under the deep blue sea. Under the sky where we can be free.
It's a windy night.
I'm wearing my best dress from my old dusty wardrobe.
It's turquoise-light blue in color and it's worn out.
With my own bare feet - the best shoes I've got.
I hope you like it.
Do I look pretty to you? Do I mesmerize you?
I don't know, because you never told me.
Hold my hands and take me with you.
Look at my eyes and burn the hatred.
In this tiny little garden, fill with buds.
Make it bloom! Make it blossom!
Make me smile till my upper eyelid meets the lower eyelid.
Make me laugh till I cry.
No, I don't want to play this sick hide - and - seek anymore.
Neither the peek - a - boo.
Come out. Come out. Where are you?
I prefer to pour the cold milk into a bowl of cocoa cereal rather than fighting.
The fishes fly. The birds swim.
Weird world it is.
We are weird,  and weird makes everything impossible becomes possible.
I hope you could be my heart.
You will know how slow it pumps...nearly stop.
I hope you could be my channel of tears.
So you will know that it already dry for crying...and still I am...


Friday, July 8, 2011

Sometimes

Sometimes, you won't get a second chance if you took the first one for granted.

Sometimes, you don't have to be that nice to people.

Sometimes, when you laugh at people and make fun of their mistake, maybe you should look at your own self. Maybe you are more pathetic than them.

Sometimes, I wish I could be someone...or be with someone who I can't be with.

Sometimes, I wonder, what if I haven't choose what I have chose? What would I be? Who I might be now?

Sometimes, I think I am the best, the prettiest, the smartest and the coolest of all. But most of the time I'm just a boring nerd who easily being fooled.

Sometimes, when I feel like life hasn't be nice to me, I just want to sit alone on the rooftop in the middle of the night with my fat cat staring at the stars and the moon and cry until the tears get dry. Ironically I'm afraid of the dark. And I don't even know how to get to the rooftop.

This is me. Empty.

Saturday, June 25, 2011

Tak sempat

Kau tak sembahyang ke?
Oh, tak sempat lah. Aku banyak kerja lah, busy gile. Ni dateline da dekat, jap lagi ade meeting plak. Pastu petang karang client ajak jumpa nak deal pasal projek besar. Tak sempat lah.

Kau tak sembahyang ke?
Oh, tak sempat lah. Bilik aku sempit. Takde space. Nak sembahyang kat ruang tamu, member plak nak tengok tv. Nak pergi surau, tak sempat pulak. Tak sempat lah.

Kau tak sembahyang ke?
Oh, tak sempat lah. Aku da lambat ni, da janji dengan member-member nak jumpa, nanti tak sedap pulak biarkan dorang tunggu. Tak sempat lah.

Kau tak sembahyang ke?
Oh, tak sempat lah. Ni da nak habis waktu ni. Mesti tak sempat punye. Tak sempat lah.

Kau sempat pergi kerja, kau sempat pergi jumpa client, kau sempat stay up malam - malam just nak siapkan kerja yang dateline da dekat, kau sempat tengok Maharaja Lawak berYM main Angry Bird dengar lagu tengok wayang shopping dating makan tengok bola tidur......takkan nak sembahyang 5 minit pun kau tak sempat?

This is a reminder for you and for myself.

Aku pernah jumpa seorang doktor yang kerjanya di A&E, yang sangat busy nak handle berpuluh - puluh patients yang datang yang sakit dengan pelbagai karenah dan demand, tp sempat pergi surau terdekat untuk sembahyang. 

Aku pernah jumpa seorang pediatrician yang semua orang tau tersangatlah busy, nak handle patients kt klinik, then pegi round kat ward, then pegi hospital lain dan buat benda yang sama dari pagi sampai malam. Tapi bila time azan, dia akan segera tinggalkan semua kerja dan patients dan segera ke surau yang terdekat untuk sembahyang di syaf paling depan.

Aku pernah jumpa obstetrician and gynecologist yang jadual sehariannya penuh dengan operations, patients di ward, patients di klinik, belum campur patients yang tiba - tiba nak terberanak. Tapi sempat sembahyang walaupun tak tepat waktu.

Aku pernah jumpa seorang ahli group band yang masih sempat sembahyang bersama pengunjung - pengunjung yang lain di surau yang kecil dan sempit serta agak sedikit kotor si sebuah shopping mall sebelum perform live.

So, kalau kau seorang student atau setakat kerja office hour atau yang lebih kesian penganggur, takkan lah 5 minit nak ingat tuhan pun tak sempat?

Kalau tuhan yang satu masih sempat nak handle makhluk - makhluk di alam yang berjumlah tak terhingga, nak bagi oksigen kat semua orang, nak uruskan kehidupan makhlukNya dari masa dulu, sekarang, sampai lah ke masa depan, takkan kau nak sembah tuhan yang satu pun tak sempat?

Tuesday, June 14, 2011

Shooh

Mama pernah cakap:
"Jangan marah - marah. Control sikit temper tu"

Arwah Opah pernah pesan:
"Jangan tinggal sembahyang. Walau macam mana lambat pun, sembahyang je."

Mungkin apa yang mama dan arwah opah saya pesan tu sangat berguna pada saat ini. Kenapa? Kerana saya rasa macam nak lempang muka perempuan yang ada di depan saya ini. Yes, she's in front of me right now, playing with her BB sambil tersengeh macam kerang busuk dengan bibir tebalnya dan gigi jongangnya dan tahi lalat tepat di pertengahan antara lubang hidung kiri dan bibir atas bahagian kiri, dengan muka bulat dipenuhi jerawat batu kemerahan dihiasi rambut kusut masai bak raja singa yang terselamat dari ribut taufan serta ....... Ok that's enough.

The point is, I feel like slapping her face right now and scream as loud as I can right on her face. Stop being bossy. If you think you are right and I am wrong, then why don't you do it yourself? Bitch.

Saya amat memerlukan kata - kata dari mama dan arwah opah saya untuk menenangkan hati yang sedang panas ini. I'm shooh-ing away the anger in me. Shoooohhhhhh~

Sunday, June 5, 2011

Ungu Kebiruan 1

Hujan masih belum berhenti. Tidak lebat, tidak renyai - renyai, cukup untuk menimbulkan bunyi harmoni akibat hempasan titisan air hujan ke dedaunan pepohon dan menyejukkan udara petang yang biasanya hangat suam - suam kuku. Jam bulat kuning cair di dinding menunjukkan pukul 5.12 petang. Mia dan Miu Miu sedang menikmati kopi panas kurang manis dan nasi goreng sardin di ruang tamu di depan televisyen. Tidak ada rancangan yang menarik untuk ditonton.

Kartun? Tidak, Miu Miu bakal mencakar - cakar kaca TV setiap kali Tom & Jerry ditayangkan.

Drama? Kegemaran Miu Miu. Tetapi Mia tidak suka. Kisah - kisah cinta yang berakhir dengan kebahagiaan terlalu kolot bagi Mia, terlalu memberi harapan palsu. Tambahan pula Mia tidak suka melihat gelagat Miu Miu yang tergedik dan tersipu malu, dengan badannya yang montel meliuk lentik setiap kali melihat adegan yang kononnya romantis. Menyampah.

Berita? ..........Tidak mengapalah. Berita pukul 8 malam nanti mungkin lebih terkini dan informatif ( alasan rekaan Mia )

TV dimatikan saja. Itu lebih baik.

Tidak ada yang lebih nikmat dilakukan pada petang yang damai ditemani tangisan awan selain menikmati minum petang bersama seekor kucing berbulu lebat berwarna ungu kebiruan yang gemuk montel sambil melihat pemandangan alam melalui sliding door yang dibuka luas. Dari apartment tingkat 3, terlihat taman permainan yang sederhana luasnya, tetapi cukup untuk memuatkan 1 buah papan longsor, 2 buah jongkang jongket, 4 buah buaian dan beberapa bangku yang dikelilingi rumput dan pepohonan yang rapi dijaga. Biasanya petang sebegini taman permainan tersebut dipenuhi jeritan riang kanak - kanak yang bermain bersama teman - teman. Tetapi pada petang ini, sepi. Sesekali terlihat katak seekor dua melompat di lopak air. Giliran sang katak bermain riang.

Menikmati makanan panas pada petang yang dingin sangat menenangkan. Mia sangat menyukai suasana seperti ini. Tetapi ada sesuatu yang aneh. Miu Miu yang sedang menikmati nasi goreng di hadapannya nampak tidak seperti biasanya, seperti ada sesuatu yang tidak kena. Biasanya jika makan, apapun jenis makanan, pasti akan dilahap sang kucing dengan gelojoh sehingga makanan akan tumpah mengotori sekitar tempat makannya. Ekor yang lebat berbulu biasanya bergoyang - goyang, kadang - kadang bontotnya juga ikut bergoyang kalau terlalu lapar. Petang itu makanan tidak tumpah. Tempat makan Miu Miu bersih. Malah, makanannya seolah - olah tidak berusik. Ekor lebatnya layu tidak bergerak. Apa yang lebih mencemaskan, butir - butir nasi tidak menempel di misai Miu Miu. Miu Miu tidak comot, tidak seperti biasanya. Mia tertanya - tanya. Kenapa? Apa sebenarnya yang mengganggu fikiran sang kucing?




Friday, June 3, 2011

Lelaki Berbayang Dua

Lelaki Berbayang Dua,
Apakah benar engkau seperti yang kubayangkan selama ini?
Unik, terancam pupus, kau sangat misteri,
Pintar, dewasa, bijaksana,
Kau membakar semangat di dada.

Lelaki Berbayang Dua,
Siapakah engkau? Bagaimanakah rupa engkau?
Bertubuh tinggi? Berambut kerinting? Bertahi lalat berbulu?
Ingin sekali bertemu denganmu,
Meminta izin, marilah bertemu.

Lelaki Berbayang Dua,
Pengalaman hidupmu setinggi Gunung Kinabalu,
Mungkin tidak setinggi itu, mungkin lebih dari itu,
Setidaknya itu yang kutahu,
Hatiku tertarik untuk mencari siapakah sebenarnya dirimu.

Mengintai dari kotak kosong,
Tanda tanya berterbangan di awangan,
Bersama burung bersayap embun di panah mentari.

Namun, segala keindahan tentang dirimu hilang,
Bagai dedaunan kering melayang ditiup angin,
Hanya kerana keangkuhan dan sikap sombong,
Engkau merendahkan yang lain.